Postingan

Bagaimana Kesehatan Mulut Mempengaruhi Tubuh

Gambar
Mulut terkadang disebut "gerbang tubuh". Hal ini masuk akal karena apa yang terjadi di mulut Anda dapat memengaruhi seluruh sistem tubuh. Berikut adalah beberapa contoh bagaimana kesehatan mulut dan kesejahteraan secara keseluruhan saling berhubungan: Penyakit jantung dan stroke: Penyakit gusi menyebabkan peradangan, yang dapat menyebar ke pembuluh darah. Hal ini meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Diabetes: Penderita diabetes lebih rentan mengalami infeksi gusi. Di saat yang sama, penyakit gusi dapat mempersulit tubuh mengontrol gula darah, sehingga menciptakan siklus kesehatan yang buruk. Infeksi saluran pernapasan: Bakteri berbahaya dari mulut dapat berpindah ke paru-paru, meningkatkan risiko pneumonia dan infeksi lainnya. Nutrisi dan pencernaan: Gigi yang sakit atau hilang membuat sulit mengunyah, sehingga membatasi jenis makanan yang dikonsumsi. Hal ini dapat menyebabkan gizi buruk dan masalah pencernaan. Kekebalan yang lebih kuat: Mulut yang bersih dan seha...

Komplikasi Masalah Kesehatan Mulut dan Gigi

Gambar
  Penyakit periodontal pada akhirnya bisa merusak tulang yang menopang gigi. Hal itu bisa menyebabkan banyak komplikasi. Berikut risiko dan komplikasi penyakit periodontal yang tidak diobati: Abses gigi. Infeksi lain. Migrasi gigi. Komplikasi kehamilan. Paparan akar gigi. Kanker mulut. Kehilangan gigi. Peningkatan risiko diabetes, penyakit jantung, kanker dan penyakit pernapasan. Bila tidak diobati, infeksi dari abses gigi bisa menyebar ke bagian lain dari kepala atau leher. Bahkan bisa menyebabkan sepsis, infeksi darah yang mengancam jiwa.

Cara Mendiagnosis Masalah Kesehatan Mulut dan Gigi

Gambar
Sebagian besar masalah gigi dan mulut dapat didiagnosis selama pemeriksaan gigi. Selama pemeriksaan, dokter gigi akan memeriksa dengan cermat gigi, mulut, tenggorokan, lidah, pipi, rahang, dan leher pasien. Dokter gigi mungkin mengetuk atau mengikis gigi  dengan berbagai alat, atau instrumen untuk membantu diagnosis.  Seorang teknisi di kantor dokter gigi mungkin juga akan mengambil rontgen gigi dari mulut pasien, memastikan gambar dari setiap gigi terambil. Pastikan untuk memberi tahu dokter gigi jika kamu sedang hamil. Wanita yang sedang hamil tidak boleh melakukan rontgen.  Alat yang disebut probe juga bisa digunakan untuk mengukur kantong gusi. Penggaris kecil ini dapat memberi tahu dokter gigi apakah memiliki penyakit gusi atau gusi yang surut atau tidak. Jika dokter gigi menemukan benjolan, lesi, atau pertumbuhan abnormal di mulut pasien, mereka mungkin melakukan biopsi gusi. Selama biopsi, sepotong kecil jaringan dikeluarkan dari pertumbuhan atau lesi. Sampel kemud...

Gejala Masalah Mulut dan Gigi

Gambar
Sebaiknya segera periksakan gigi ke dokter bila mengalami gejala masalah kesehatan mulut dan gigi berikut: Sariawan, luka atau area lunak di mulut yang tidak kunjung sembuh setelah satu minggu. Gusi berdarah atau bengkak setelah menyikat gigi atau flossing. Bau mulut kronis. Sensitif mendadak terhadap suhu atau minuman panas dan dingin. Sakit gigi. Gigi goyang. Sakit saat mengunyah atau menggigit. Pembengkakan pada wajah dan pipi. Gigi retak atau patah.

Faktor Risiko Masalah Mulut dan Gigi

Gambar
Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami masalah mulut dan gigi, yaitu: Tidak menjaga kebersihan mulut dan gigi dengan baik. Merokok. Sering mengonsumsi makanan dan minuman manis. Diabetes. Penggunaan obat-obatan yang mengurangi jumlah air liur di mulut. Riwayat keluarga, atau faktor genetika. Infeksi tertentu, seperti HIV atau AIDS. Perubahan hormonal pada wanita. Penyakit refluks asam. Sering muntah.

Penyebab Masalah Mulut dan Gigi

Gambar
Rongga mulut merupakan sarang segala macam bakteri, virus dan jamur.  Beberapa dari mereka sudah ada di sana dan membuat flora yang normal di mulut. Mereka umumnya tidak berbahaya dalam jumlah sedikit. Namun, pola makan yang tinggi gula menciptakan kondisi di mana bakteri penghasil asam bisa berkembang. Asam ini bisa mengikis email gigi dan menyebabkan gigi berlubang. Bakteri di dekat garis gusi juga bisa berkembang membentuk plak. Plak bisa menumpuk, mengeras, dan bermigrasi ke sepanjang gigi bila tidak dibersihkan secara teratur. Hal itu bisa membuat gusi meradang dan menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai gingivitis. Peradangan parah bisa menyebabkan gusi mulai menarik diri dari gigi. Proses ini menciptakan kantong di mana nanah akhirnya bisa terkumpul. Penyakit gusi stadium lanjut ini disebut periodontitis.

Kapan Sebaiknya Memeriksakan Gigi ke Dokter

Gambar
 Jika Anda mengalami keluhan gigi berlubang, gigi retak, atau bau mulut yang tidak hilang meski sudah dibersihkan, segera konsultasikan dengan dokter gigi. Pemeriksaan sejak dini menjaga kesehatan mulut dan gigi serta mencegah risiko penyakit yang lebih serius.